Thursday, March 28, 2019

Review Hurt "Lima Belas Judul dalam Satu Cerita"



Review Hurt





Hai!

Akhir-akhir ini aku suka sekali membaca cerita pada aplikasi Cabaca. Cabaca ini adalah aplikasi yang bagus. Selain karena ceritanya yang keren-keren, aplikasi Cabaca ini tidak berbayar alias gratis. Jadi, kalian bisa download aplikasi Cabaca.id pada playstore

Oh, iya, aku baru saja menyelesaikan salah satu cerita bergenre fanfiction pada aplikasi Cabaca. Cerita yang kubaca berjudul “Hurt”. Pertama kali aku menemukan cerita ini adalah saat tengah mencari-cari bahan baca lagi. Dan kebetulan aku tertarik untuk membaca cerita fanfiction, akhirnya bertemulah aku dengan cerita ini.

Saat melihat cerita ini, mataku langsung tertuju pada cover-nya. Sebuah wajah seorang gadis berwarna abu-abu membuatku terhanyut. Menurutku antara judul dengan cover sangatlah serasi. Warna abu-abu sangat mendukung jika disatukan bersama kata “Hurt” yang dalam Bahasa Indonesia berarti menyakiti. Gambar ini seolah ikut merasakan rasa sakit yang terkandung dalam cerita ini.
Terlepas dari cover, aku pun membaca blurb yang ada terlebih dahulu. Sungguh tidak kusangka blurb-nya keren seperti ini.

Jungkook tersenyum kecil. “Apakah kita bisa bertemu lagi besok?” tanyanya.

Dan seperti biasa, Yoonju hanya bisa menanggapi senyuman itu dengan anggukan.

Lagi pula, siapa yang bisa mengatakan tidak pada laki-laki bermata cokelat tua dengan warna rambut senada sepertinya? Bukan Song Yoonju pastinya, yang begitu mudah jatuh ke dalam segala jenis keindahan – termasuk dalam tangan lelaki dengan suara semanis madu dan senyum indah seperti Jeon Jungkook.

Mungkin lebih tepatnya, memang tak ada seorang pun yang dapat mengatakan pada Jeon Jungkook, apa pun situasi dan kondisinya, apa pun konsekuensinya – baik itu menyenangkan, maupun menyakitkan.

Hurt sendiri merupakan kumpulan cerita yang terdiri dari 15 judul yang berbeda, antara lain :
1.       Hurt
2.       Playboy
3.       I Write Sins not Tragedies
4.       Nearly Witches
5.       The One and Only
6.       Tangga
7.       Bat Out of Hell
8.       1810.97 Miles Part 1
9.       181.97 miles Part 2
10.   Jatuh
11.   Cinta
12.   Seoul
13.   Reasons to Love Him
14.   Coffe Dream
15.   Umbrella

Jujur, membaca cerita ini sangatlah menguras emosi. Bagaimana tidak? Pembukaan cerita saja disuguhi dengan alur yang harus menyiapkan hati agar kuat. Dan bagi kalian yang tidak kuat siapkan saja tisu di depan kalian. Kisah Yoonju dan Jeon Jungkook pada bab pertama benar-benar sesuai dengan judul. Yoonju yang diam-diam mencintai Jeon Jungkook sungguh membuatku terharu. Perjalanan cinta mereka tidak mudah dan mendekati realita yang sering terjadi di dunia ini. Sang penulis sangat mahir membuat pembacanya masuk ke dalam cerita itu. Bahasa yang sungguh detail, oh, membuatku jatuh cinta. Aku bisa lihat dari bab satu, penggambaran tentang perasaan itu sungguh realistis sekali. Fokus menjelaskan apa yang tengah dirasakan tokohnya juga dapat feel-nya. Keren!

Terlepas dari itu, yang paling kucinta adalah bagian enam “Tangga”.  Pada bab ini aku benar-benar terpukau dengan alur dan ide yang penulis pakai. Hanya dengan konsep tangga mampu membuat cerita yang apik. Bercerita tentang Yoonju yang melihat Jungkook pertama kali merasa sangat kesal hingga akhirnya gadis itu menerima untuk berteman dengan Jungkook. Dan saat itulah kisah mereka dimulai. Jungkook selalu hobi membuat Yoonju naik-turun tangga, padahal Yoonju sangat tak suka melakukannya. Sampai mereka berdua jatuh cinta dan Yoonju masih tetap membenci naik-turun tangga.

Tentu saja, cerita ini benar-benar menguras emosi. Namun jangan salah. Ada juga hal lucu dalam cerita ini. Terutama bagian Nearly Witches. Disini bercerita tentang Jungkook yang secara tidak sengaja menyihir Suga alias Yoongi menjadi seekor kucing. Kasihan, sih, tapi ini sungguh lucu. Kalian tahu kan betapa temperamentalnya Yoongi. Bayangkan saja jika dia harus berubah menjadi seekor kucing yang menggemaskan, sungguh mengundang gelak tawa. Meski begitu, Jungkook merasa bersalah dan berusaha mencari cara untuk mengubah Yoongi kembali menjadi manusia. Tetapi bagaimana? Penasaran? Baca, yuk, di aplikasi Cabaca.

Seluruh judul di cerita ini sudah kubabat habis. Satu kata yang kuucapkan adalah keren. Sungguh. Stella Togas mampu mengolah kata dan ide-idenya dengan baik. Narasi yang ditulis juga runtut serta memberi gambaran yang jelas. Patut diacungi jempol, apalagi jika dialog-dialog sedikit ditambah agar tidak terlalu monoton narasi. Fanfiction yang keren dengan pemain BTS sebagai tokohnya. Nuansa Korea mungkin lebih diperhatikan lagi. 

Jika aku memberi rating maka akan kuberi 8/10. 

Ah, iya, karena aku sangat menyukai BTS, jadi aku berharap mendapatkan Album BTS. 

Sampai jumpa di review selanjutnya.

No comments:

Post a Comment

LIRIK BTS "LIGHTS"

LIRIK BTS -  LIGHTS Hai guys, kalian pasti sudah tidak asing dong sama lagunya Bangtan yang berjudul Lights. Apalagi para Army ...